SMK Negeri 2 Slawi Perkuat Keterkaitan Kurikulum dengan Dunia Kerja melalui Workshop Sinkronisasi
Slawi — SMK Negeri 2 Slawi menyelenggarakan Workshop Sinkronisasi Kurikulum Berbasis Dunia Kerja pada 21–22 Mei 2026 di Aula SMK Negeri 2 Slawi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperkuat mutu pembelajaran vokasi sekaligus memastikan kompetensi lulusan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Mengusung tema “Meningkatkan Mutu Pembelajaran melalui Penyelarasan Kurikulum dan Formalisasi Kerja Sama Industri”, workshop menghadirkan mitra industri dari seluruh konsentrasi keahlian di SMK Negeri 2 Slawi. Kegiatan difokuskan pada penelaahan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, serta jobsheet praktik agar semakin relevan dengan standar kerja di lapangan
Kepala SMK Negeri 2 Slawi, Indah Eko Cahyani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan vokasi perlu terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi, manajemen kerja, dan kebutuhan industri. Oleh karena itu, sekolah perlu membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan mitra DUDI agar pembelajaran yang diterima murid tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga sesuai dengan praktik kerja nyata.
Workshop turut menghadirkan Pengawas SMK Kabupaten Tegal, Erni Kurniawati, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan modul ajar yang sejalan dengan visi sekolah, profil lulusan, serta kebutuhan kompetensi dunia kerja. Selain itu, peran guru wali juga menjadi perhatian penting dalam mendampingi murid untuk mengenali potensi diri dan merencanakan arah kariernya.

Pada kegiatan ini, SMK Negeri 2 Slawi melibatkan tujuh mitra DUDI, yaitu PT Benih Citra Asia untuk Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, BUMDes Wringin Sejahtera untuk Agribisnis Perbenihan Tanaman, PT Charoen Pokphand Jaya Farm Unit Baros untuk Agribisnis Ternak Unggas, Ria Cake & Bakery untuk Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, CV Matachacindo untuk Mekanisasi Pertanian, Astra Daihatsu Tegal untuk Teknik Kendaraan Ringan, serta PT Putra Bungsu untuk Teknik Pemesinan.
Melalui diskusi bersama guru produktif dan perwakilan industri, sekolah melakukan penyelarasan materi pembelajaran, kebutuhan keterampilan teknis, budaya kerja, kedisiplinan, serta penerapan standar operasional prosedur di lingkungan praktik. Penyesuaian jobsheet praktik menjadi salah satu bagian penting agar murid terbiasa bekerja secara sistematis, aman, dan sesuai tuntutan dunia kerja.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen sinkronisasi kurikulum dan nota kesepahaman antara SMK Negeri 2 Slawi dengan mitra DUDI. Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), program guru tamu dari praktisi industri, serta magang guru untuk memperbarui kompetensi pendidik sesuai perkembangan dunia kerja.
Melalui workshop ini, SMK Negeri 2 Slawi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran vokasi yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Kolaborasi berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri diharapkan mampu membentuk lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun bekerja di dunia profesional.




