SMK Negeri 2 Slawi Perkuat Budaya Integritas melalui Sosialisasi Sekolah Berintegritas 2026
Slawi — SMK Negeri 2 Slawi menggelar kegiatan Sosialisasi dan Internalisasi Rencana Aksi serta Self Assessment Sekolah Berintegritas (SBI) Jawa Tengah Tahun 2026 pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, karyawan, serta perwakilan pengurus OSIS.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen SMK Negeri 2 Slawi dalam membangun tata kelola pendidikan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih. Program Sekolah Berintegritas menjadi upaya bersama untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap pencegahan praktik korupsi di lingkungan pendidikan.
Program SBI Jawa Tengah dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, serta Komunitas Penyuluh Antikorupsi Jawa Tengah. Melalui program ini, satuan pendidikan didorong untuk menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter warga sekolah yang berintegritas.
Dalam pelaksanaannya, SMK Negeri 2 Slawi menyusun rencana aksi yang mencakup 22 indikator, 49 subindikator, dan 170 kegiatan. Rencana tersebut melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga murid.
Kepala SMK Negeri 2 Slawi, Indah Eko Cahyani, S.Pd., M.Pd., dalam pemaparannya menegaskan bahwa integritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan menjadi budaya kerja bersama.
“Integritas bukan hanya menjadi slogan, tetapi harus terlihat dalam setiap layanan dan aktivitas di sekolah. Mulai dari kepemimpinan, pembelajaran, pelayanan administrasi, hingga perilaku murid, semuanya perlu berjalan dengan prinsip kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab,” ungkapnya.



Beliau juga menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun keterampilan teknis murid. Sekolah perlu membentuk lulusan yang memiliki karakter baik, mampu mengambil keputusan secara benar, serta menjunjung tinggi nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Melalui kegiatan sosialisasi dan internalisasi ini, seluruh warga SMK Negeri 2 Slawi diharapkan dapat memahami peran masing-masing dalam mewujudkan sekolah yang bersih, profesional, dan berintegritas. Self assessment yang dilakukan menjadi sarana refleksi bersama untuk mengidentifikasi capaian, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat langkah perbaikan secara berkelanjutan.
SMK Negeri 2 Slawi berkomitmen untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman, transparan, dan berbudaya integritas sebagai bekal bagi murid untuk menjadi generasi yang kompeten, berkarakter, dan bertanggung jawab.



