
SMK Negeri 2 Slawi Dorong Modernisasi Pertanian melalui Seminar Internasional Bersama Pakar Filipina
Slawi — SMK Negeri 2 Slawi terus memperluas wawasan dan pengalaman belajar murid melalui kegiatan yang menghadirkan perspektif global. Salah satunya diwujudkan melalui Seminar Internasional yang menghadirkan pakar pertanian dari Filipina untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan dan modernisasi sektor pertanian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan generasi muda pertanian yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, inovasi, dan tantangan pertanian masa depan. Kehadiran narasumber dari luar negeri memberikan kesempatan kepada murid untuk memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai praktik pertanian di tingkat internasional.
Seminar berlangsung dengan suasana interaktif. Murid mendapatkan kesempatan untuk menyimak pemaparan, berdiskusi, serta mengenal berbagai perkembangan teknologi dan pendekatan baru dalam bidang pertanian. Interaksi langsung dengan praktisi atau pakar dari negara lain juga menjadi pengalaman berharga dalam membangun wawasan global.
Bagi SMK Negeri 2 Slawi, pembelajaran pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada keterampilan budidaya secara konvensional. Perubahan iklim, perkembangan teknologi, kebutuhan pangan, efisiensi produksi, serta tuntutan keberlanjutan menjadi tantangan yang harus dipahami oleh generasi muda yang akan terjun ke sektor pertanian.
Kepala SMK Negeri 2 Slawi, Indah Eko Cahyani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah perlu memberikan pengalaman belajar yang membuka wawasan murid terhadap perkembangan dunia. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menghubungkan kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor pertanian secara global.
“Kami ingin murid tidak hanya terampil dalam praktik, tetapi juga memiliki wawasan yang luas dan mampu melihat pertanian sebagai sektor yang terus berkembang. Pertanian masa depan membutuhkan generasi yang adaptif, kreatif, melek teknologi, dan memiliki kemampuan untuk berinovasi,” ujarnya.
Kegiatan seminar internasional ini juga memperkuat komitmen SMK Negeri 2 Slawi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis dunia kerja dan dunia industri. Pengalaman belajar yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang diharapkan dapat memperkaya perspektif murid sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi.
Bagi murid kompetensi keahlian di bidang agribisnis, wawasan mengenai modernisasi pertanian menjadi bekal penting untuk menghadapi perubahan sektor pertanian. Teknologi digital, mekanisasi, pertanian presisi, pengelolaan sumber daya secara efisien, serta penerapan prinsip keberlanjutan akan semakin menjadi bagian dari pertanian masa depan.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 2 Slawi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman. Sekolah tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga generasi muda yang mampu menjadi pelaku perubahan dan inovator di bidang pertanian.
Seminar internasional bersama pakar dari Filipina menjadi salah satu langkah SMK Negeri 2 Slawi untuk membawa perspektif global ke dalam pembelajaran vokasi sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang modern, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.






